Website

Unknown

Ikan yang ditemui saat bersnorkeling di Kepulauan Seribu (bag-2)

Melanjutkan isi  artikel tebejowo sebelumnya (klik disini) mengenai pegenalan jenis ikan hias yang sering ditemui saat ber-snorkeling di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Jakarta, berikut adalah macam-macam jenis ikan yang disertai dengan nama latin dan nama Indonesia sehingga memudahkan jika kebetulan anda pehobi akuarium air laut:
Latin                         : Halichoeres chloropterus
English                     : Green Choris Wrasse
Indonesia                : Keling Hijau

Sifat
Non-Agresif
Panjang Maksimal
20 cm
Diet
Carnivora
Keberadaan
Indo-Pacific
Green Choris Wrasse

Ikan yang mudah dipelihara dan dapat ditemukan di sekitar Jembatan Cinta Pulau Tidung dengan warna hijau terang, sehingga sangat mudah dikenali. Ikan ini sangat suka bersembunyi dan “tidur” didalam pasir dan warna ikan muda sangat bagus untuk dipelihara didalam akuarium.


Latin                          : Siganus (Lo) vulpinus
English                     : Foxface Rabbitfish
Indonesia                :



Sifat
Non-Agresif
Panjang Maksimal
25 cm
Diet
Herbivora
Keberadaan
IndoPacific

Foxface Rabbitfish
Ikan ini mengkonsumsi alga halus (hair algae) bukan hanya penampilannya yang menakjubkan, ikan ini sangat berfungsi dalam menjaga kebersihan lingkungannya (akuarium, misalnya). Apablia masih muda sering ditemukan bergerombol (schooling) dan semakin dewasa akan lebih menetap dengan menjaga daerah kekuasaannya (territorial). Tidak seperti keluarga Rabbitfish lainnya seperti ikan Baronang atau lainnya, ikan ini mempunyai duri yang beracun, sehingga diharapkan berhati-hati dalam merawatnya.

Latin                          : Chromis viridis
English                     : Green Chromis
Indonesia                : Jae-jae



Sifat
Non-Agresif
Panjang Maksimal
7 cm
Diet
Omnivora
Keberadaan
Indo-Pacific, Coral Sea, Tahiti

Chromis viridis
Msuk kedalam golongan damselfish atau jenis betok-betokan degan warna hijau kebiruan yang indah. Sering ditemukan dalam jumlah melimpah tapi tidak melakukan schooling dan lebih mudah dipelihara dalam jumlah ganjil.  Bersembunyi didalam dekoasi alam bawah laut ikan ini adalah kegemaran ikan ini yang termasuk ikan  pemalu.

Latin                          : Amphiprion ocellaris
English                     : Clownfish
Indonesia                : Ikan badut, Nemo

Sifat
Non-Agresif
Panjang Maksimal
11 cm
Diet
Omnivora
Keberadaan
Indo-Pacific, Pacific Ocean
Amphiprion ocellaris

NEMO, Finding Nemo Actor
Ikan yang menjadi pujaan banyak orang karena filmnya yang bertajuk “Finding Nemo” sehingga sering disebut NEMO. Ikan ini masuk kedalam kelompok Ocellaris/Clownfish yang saat mudah ditemui apabila jumlah Anemon berlimpah. Karena anemone sering bersembunyi didalam karang-karang maka menemukan ikan ini juga membutuhkan kejelian saat bersnorkeling. Disekitaran Pulau Payung yang masih alami masih sering ditemui ikan ini karena sudah banyak dikomersilkan sehingga menjadi sasaran oleh para nelayan ikan hias. Dengan corak yang atraktif dan gerakn badan yang lemah gemulai, ikan ini mejadi salah satu favorit untuk disimpan di akuarium dalam rumah (tentunya akuarium air laut/saltwater aquarium).

Unknown

About Unknown -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :