Website

Tebejowo Jowotebe

Trip Pulau Tidung 6 - 7 December 2010

Wisata Kuliner di Pinggir Laut.

Itulah tema untuk trip kali ini dimana peserta yang siap di jemput di daerah Kelapa Gading ini merupakan rekan-rekan dari tamu tebejowo pada trip minggu sebelumnya yaitu mbak Livana M.

Pukul 06.00 WIB. kami sudah tiba di Pelabuhan Muara Angke ternyata dijadwalkan berangkat pukul 07.30 berhubung ini adalah bukan hari Libur dan benar, kapal pun tidak menunggu penuh dengan penumpang langsung jalan pada waktu tersebut. Penuh dengan penumpang yang juga berniat sama, yaitu berlibur di Pulau Tidung.
Ombak cukup besar saat kami berangkat, akan tetapi tunggu dulu!.......
Peserta trip kali ini berani-berani! Peserta trip yang sebelumnya hanya duduk-duduk saja didalam kabin tiba-tiba saja keluar kapal… padahal saat itu hujan rintik-rintik turun, langsung saja mendekati awak kapal yang mengatakan bahwa duduk di anjungan kapal, akan sangat menyenangkan, ibarat naik KORA-KORA!.... Langsung saja merkea duduk di anjungan kapal......
"Cihuy…… "
Luar biasa keberanian anak-anak muda ini! Ombak besar yang bagi sebagian orang menakutkan  malah menjadi kesempatan menantang untuk unjuk  keberanian. 
“Bang, mana ombaknya? Kok sudah nyampe? Kita balik lagi aja ke Jakarta bang…."
"Ombaknya bikin seru! Senangnya!....."

"Gilaaaaaaaa……………" Penumpang lainnya cuma bisa geelng kepala....
(Oiya, buat Ita: Tuh mas Ricki ada fotonya..... jangan lupa janji update di facebooknya ya!)
  
Pukul 10.00 akhirnya kami tiba di Dermagai Pulau Tidungyang saat itu  terlihat sangat sepi ramai. Hanya ada segelintir saja rombongan wisatawan yang datang dari arah Jakarta.
Setelah sejenak beristirahat kami pun memulai kegiatan trip ini dengan bersepeda mengelilingi pulau dengan sepeda yang sudah disediakan tentunya.  Seluruh peserta sangat bersemangat untuk mengelilingi pulau tidung dan  tak lupa juga kami mengabadikan dengan foto.

Untuk menghindari angin yang bertiup cukup kencang diputuskan agar acara snorkeling dimulai pukul 11.00 setelah acara makan siang. Dengan hidangan yang khas seluruh peserta menyantap hidangan dengan lahap dengan cara prasmanan sehingga seluruh peserta bisa leluasa makan hingga kenyang.  

Pukul 11.30 (ternyata molorrrrrrr euy!) seluruh peserta bersiap untuk snorkling dan peserta kelihatan sibuk mempersiapkan diri.
Tak ada satupun peserta yang tertinggal, semual langsung terjun! Untuk melihat pemandangan alam yang begitu indah, sunggu pengalaman yang luar biasa. Tapi tunggu dulu….. ada yang kurang! Air mineral yang sudah dipersiapkan tertinggal! Nah loh…… ya udah mampir dulur ke Pulau Payung saja ada warung yang menyediakan air minum, sembari makan indomie…… laper lagi! Hahahahahahaha sungguh anak muda yang bersemangat!

 “ nenek moyangku orang pelaut
gemar mangarung luas samudra
menerjang ombak tiada takut
menempuh badai sudah biasa”
Inilah lagu yang mereka nyanyikan saat kita terombang-ambing ombak yang cukup besar….. sungguh pengalaman tidak terlupakan trip bersama pemuda-pemudi pemberani ini…….. beda banget!
Seperti iklan rokok, Tunjukkan Merahmu!

Ini foto-fotonya!

Pukul 17.00 kami kembali dari bersenorkel, ternyata kapal tidak bisa mendarat di demaga Tanjungan (Jembatan Cinta) karena air surut pada puncaknya sehingga bisa menyebabkan kapal kandas.

Kami berlabuh didermaga nelayan yang terletak diseberang belakang.
Pas kebetulan liat banyak bulu babi!...
“Mas saya mau nanti malam dibakarin itu ya? Kata si Bolang… enak seperti telor ayam!” celetuk salah satu peserta
“Ya, siap!” . . . . . .
Mumpung di desa nelayan, tim tebejowo langsung kreatif, sambil jalan dilihat beberpa penduduk setempat yang sedang mencari udang dengan perangkap besi….
“Mas dapet gak, boleh dibayarin gak?”
“Gak ada mas….kosong!” seru pemuda tersebut.
 “Wah, gagal deh makan udang…. cari yang lain deh….!”

Eh, kebetulan ada anak-anak sedang menangkap sesuatu…..
“Apa tuh de?”
“Ini nangkep kepiting dan kerang”
Wah, boleh juga tuh! Berhubung kepitingnya kecil-kecil jadi mending dibeli kerangnya saja. Lumayan gede-gede…

Setelah selesai mandi dan berpakaian, kami putuskan untuk barbeque di Jembatan Cinta saja dilangsungkan dengan Night Photography kemudian dilanjutkan dengan makan malam dan berbeque. kali ini makan malem dengan hidangan ikan kembung segar yang baru dibeli dari nelayan harian yang mancing di pulau Kotok tadi sore.
Pas makan malam ternyata guide lokal tebejowo membawakan KODENG-KODENG! Itu loh, yang suka dijadikan hiasan dirumah-rumah nelayan yang bentuknya seperti kerang namun besar (panjang 15-25 cm) dengan tanduk disekeliling cangkangnya.
Ternyata rasanya enak!
Puas makan bakar ikan, kodeng-kodeng dan bulu babi, kami sempatkan memancing cumi di bawah Jemabatan Cinta, hasilnya????
Strike!  Awas…. Jangan diankat dulu, tunggu 3 kali si cumi memuntahkan tintanya! Setelah itu dia mesti refill! Diglodok! Bwahahahahahah…. Beneran nih, jika menangkap cumi tidak boleh diangkat langsung, karena semprotan tintanya cukup bikin repot kalau terkena di pakaian, atau bahkan muka kita! Langsung bakar dehhhhhhh….. Mantap!
Sebagian peserta bingung karena cumi yang baru ditangkap berwarna transparan dengan sedikit greenish (kehijauan) dan binti-bintik hitam dari tintanya…
Rasanya manis, meski tanpa bumbu dan renyah seperti rumput laut!
Kalau yang kita kenal dipasar, cumi iu berwana putih dan keunguan, itu karena sudah teralu lama mati dan di es, rasanyapun anyir dan kenyal seperti karet!
Lengkap sudah Wisata Kuliner kali ini… Bulu Babi, Kerang, Kodeng-kodeng dan Cumi! Ikan Kembung gak usah ditanya, karena itu main course kita…. Heheheheheh 25 ekor ukuran sedang habis lho padahal peserta hanya 8 orang saja!
“Abis enak banget mas, kita makan tanpa nasi aja……..”

Pukul 05.00 WIB kami sudah bangun dan melanjutkan perjalanan ke pulau Tidung Kecil.seperti biasa kami tempuh perjalanan dengan bersepeda sampai diparkiran dekat jembatan. Udara yang segar dengan hamparan laut biru bak permadani yang terbentang luas.benar-benar menakjubkan. Walau pun ada sebagian kecil jembatan kayu yang rusak dan lapuk karena air laut,sehingga para peserta harus lebih hati-hati sewaktu melewati jembatan tersebut. Sepanjang jalan kami sibuk mengambil gambar dari seluruh peserta.dan sesekali juga minta difoto dengan kamera bawaan mereka sendiri. Di pulau Tidung Kecil melihat kegembiraan mereka, rasa senang bisa memberikan mereka kesempatan untuk bersenang semakin menambah kepercayaan kami untuk terus berusaha memberikan yang terbaik kepada para tamu kami.  Meski sedikit kecewa karena harus pulang lebih awal karena jadwal kapal normal pada weekdays berbeda dengan weekend. Ditambah sekarang sudah memasuki Musim Angin Barat.

FYI, karena bukan hari libur, maka kapal kembali dijadwalkan pukul 07.30 sehingga pada pukul 07.00 WIB kami kembali ke harus sudah kembali ke penginapan, dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama yang disiapkan untuk disantap diatas kapal.

Pukul 10.00 sudah tiba kembali di Jakarta dan  bergegas pulang untuk kembali ke Kelapa Gading.
Sorry guys, event Banana Boat dicancel karena boatnya sedang over-haul jadi terpaksa di refun akan tetapi foto-fotonya keren lho nanti lihat di DVD yang kita kirim Senin ya!……… buat yang penasaran, check this out!

Tebejowo Jowotebe

About Tebejowo Jowotebe -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :

5 komentar

Write komentar
Ita Siahaan
AUTHOR
December 14, 2010 at 8:05 PM delete

Big thanks to Mas Novel & Mas Ade..
Dua cowo yang ramah, kooperatif, baik hati, rajin menabung dan tidak sombong ini (alah..) jadi guide yang asik selama kita trip ke P.Tidung (klo ada guide award..menang kali mereka..ciieee).
Good job mas2..hehe..

It was a nice trip.. :D
Rasanya bakal jadi kenangan manis buat kita..
Ingin menikmati liburan & bersenang-senang, mungkin itu yang membuat kami berani melakukan hal2 yg kata orang "gilaaa"..sedaaapppp!!!

Terima kasih juga buat foto2nya (moment2 manis bs diabadikan..bakal aye ceritain sama keluarga, anak cucu, tetangga, klo perlu sm rumput yg bergoyang..)

Oiya, buat mas Ricky (orang yg nantangin kita duduk di anjungan kapal) makasih ya..
Kita jadi punya pengalaman seru menerjang ombak. Beneran loch..kya di pelm2 terjangannya!!
Fotomu pasti aku update di FB..hahaha!!!

Terima kasih juga buat teman2ku tercinta..
(Sist Risma, Sist Liva, Sist Debora, B'Daniel, K'Yusak & B'Petrus)..
Kalian membuat perjalanan ini menyenangkan!! Luv u all..

The last but not the least..
Special thanks to our JC. YOU made this trip possible!!

Regards,
Ita

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
December 14, 2010 at 10:43 PM delete

"Cihuy…… "
Luar biasa keberanian anak-anak muda ini! Ombak besar yang bagi sebagian orang menakutkan malah menjadi kesempatan menantang untuk unjuk keberanian.

saya suka kalimat ini, Jadi tambah semangattt euyyyy...

foto2 nya Mancappp banget Mas Novel...like thiss!


so, What I Fell Like Expressing is Im So Happy n Proud... (pengen kembali lagi ke Tidung Island dechhhh) hohohoho... i wish.... Ombaknya

untuk Mas Novel, kapan2 kita mancing cumi-cumi lagi yaaaaa... (seruuu soalnya)

thx buat Mas Novel+Mas ade udah jadi guide buat team kami dari berangkat ampe pulang.

thx buat my lova sistha (ka cima, ka liva, n ka ita) n my brother (b'petrus, ka cuy, b'gro)... Liburannya makin complete bersama kalian, cieeehhhhh.....

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
December 15, 2010 at 2:42 AM delete

Cerita di balik wisata bahari.

"kayanya bakal gatot (gagal total) nih pernajalan ke P. Tidung." ujar Risma.
Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Satu demi satu, Liva, Ita berfikir ulang untuk melanjutkan misi perjalanan ini. Debbo pun demikian. Ia merasa patah arang karena berbagai faktor dari dalam.
Mendengar pernyataan Risma diatas, buru-buru aku meyakinkan Risma (orang paling tua diantara para gadis-gadis cantik)untuk meyakinkan para putri-putri pilihan Tuhan ini untuk menetapkan kembali rencana wisata bahari ini. "Belum gagal kok Ris. cuma perencanaannya saja yang belum matang. Sayang kalau buru-buru sudah mau batalkan, padahal ini bisa jadi kenangan terindah bagi siapa pun yang ikut ke sana." tegas ku pada Risma melalui hp di Bandung.
Pematangan rencana pun di mulai dari meja makan Mie GOLEK, Arion Jakarta (28/11/2010). Saat itu Liva sedang dalam perjalanan pulan dari P. Tidung bersama rekan-rekan kantornya.
Hadir dalam kesempatan itu, saya( gro yang pendiam dan baik hati), Ita, Risma, dan Bang Pet. Mulai dari penetapan biaya (ok semua). Lalu lobi perserta yang diharapkan tetap ikut.
Bagi-bagi tugas deh...!
Saat itu juga, Risma tlp Liva untuk kordinasi kembali dengan guide nya, agar dia yang atur pejalanan wisata bahari. Dead..!
Yang lain, yakinkan Debo agar ia turut serta ke P. Tidung dan Yusak yang harus berjibaku dengan pekerjaan Pelayanan nya agar bisa ikut (harus selesai, kalau ga, ia terancam tidak bisa turut serta).

Kamis (2/12/2010), selepas komsel semua perserta dinyatakan siap untuk berangkat. Tinggal tunggu hari H.
masing masing ambil citu dehhh..!

Rencana yang sudah di buat, alangkah baiknya bila di realisasikan secara lebih konkrit dahulu. Bila memang tidak memungkinkan, baru di pikirkan solusinya. Pasti DIA buka jalan kok (Anak Tuhan kan juga boleh Liburan,hahahahah...)

Akhirnya semua merasakan kesenangan.
Masing-masing punya kenangan.
Ketika masalah tiba, DIA buka jalan.
Tiada yang mustahil baginya.

Pulau Tidung, memang bukan pulau impian.
Mewujudkan impian, merupakan suatu kebanggan.
Pasir putih pun ciptaan Tuhan.
Dan masih banyak lagi pulau-pula indah di ujung lautan.

Jadi, kapan lagi nihhhhhh...!?

by gro...

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
December 15, 2010 at 5:46 PM delete

hahahhaaaaaaaaaaaaaa................
ini pengalaman yang luar biasa yang ga pernah gw rasain sebelumnya....

Thx a lot to my God Jesus Christ...... yang telah memberi kesempatan utk menikmati alam ciptaan-Nya yang luar biasa dan memberi kesehatan selama disana..... Lov u Lord....

thx a lot buat Daniel Gro, yang ga kebetulan gw bisa pergi bareng ke tidung sama lho..... krn dirimulah aku menjadi orang yang berani dalam menghadapi ketakutan di laut (ya karna ga bisa berenang,,, hehehehee.....) thx u co much....

Thx juga buat mas (waduh gw lupa namanya) yang guide waktu gw snorkling..... dia yang ngajarin gw sampai akhirnya gw bisa melihat keindah alam laut.... (amazing banget ciptaan Tuhan Yesus..) itu pengalaman yang ga akan pernah terlupakan akan ku ceritakan nanti kepada anak2ku yang 20 itu hahahhaaaaa..... bahwa dulu mama pernah berpetualang dengan orang2 yang luar biasa.... dan mas itu juga yang memeberi kesempatan duduk di depan perahu sehabis dari snorkling dipulau payung, wwaaaahhhhhhhh......... itu amazing banget..... keberanian gw benar2 luar biasa melawan ombak yang wwwaaaahhhhh.... (debora serang............) itu pengalaman yang luar biasa banget... thx banget mas.....

Thx buat mas Novel n Mas Ade, you are special man.... thx uda jadi guide kami dengan sabar..... pokoknya harus kembali kesana krn belum banana boat..... (hahahaaaa.......)

Thx buat sist Liva, yang sdh memperkenalkan pulau tidung pada diriku yang ga akan pernah terlupakan.... Lov u sista.....

Thx buat my dougther debora, my sist liva, my bro Daniel Gro n Yusak n special man Bang Petrus yang sdh berpetualang bersamaku, saat2 bersama kalian itu adalah hal yang swweeetttt.... dan gw harap persahabatan kita akan semakin erat lagi....

dan kata2 terakhir dari diriku.... Lov u all co much........

Reply
avatar
tebejowo
AUTHOR
December 16, 2010 at 8:03 AM delete

Great trip!..... one that would be remember for the rest of one's life. tebejowo thanx to all of you guys and gals for this trip to be a true enjoyable and lets make another trip! @Liva, Ita, Debbi, Ka Risma, Daniel, Petrus and Yusak.

Reply
avatar