Website

Tebejowo Jowotebe

Trip Pulau Tidung 15-16 Januari 2011

Horeeee saya bisa pegang bulu babi…….. Itu judulnya yang cocok untuk trip ini, meski sebelumnya Franklin mendapatkan Bintang Laut berwarna biru yang cukup besar yang sebelumnya dianggap mainan plastik!



Pagi itu hujan sudah mengguyur kota Jakarta, akan tetapi memasuki Bekasi untuk penjemputan grup mbak Linda hujan sama sekali tampak dan seolah kering saja di kota ini.

Memasuki tol dalam kota, barulah kami diguyur hujan kecil, begitu pula ketika kami memutuskan menggunakan kapal Bisma2 yang sebelumnya sudah mengangkut Life Jacket pesanan kami sebanyak 45 buah demi keselematan penumpang yang ternyata 2 hari sebelumnya grup lain yang berjumlah 25 orang gagal bergabung dikarenakan kekhawatiran akan cuaca. Tak ayal pula 6-8 petugas pelabuhan Muara Angke hilir mudik menjaga penumpang dan kapal agar bisa berlayar pada jumalh minimum demi menjaga keselamatan penumpang selama perjalana dimana kondisi laut yang tak jarang berubah.





Kamipun jalan pada pukul 7.15 dan tampak gerimis sudah berhenti, meski kapal hanya terisi sedikit (± 70 penumpang saja) tak urung satupun penumpang yang menampakkan batang hidungnya diluar kapal. Setelah melalui Pulau Bokor terlihat beberapa penumpang muali keluar dan foto bersama diatas kapal yang saat itu malah terik! Meski dengan hembusan angin yang cukup kuat. Karena  kapal yang cukup besar saja sehingga perjalanan lautpun tetap bisa dinikmati meski sesekali ombak menerjang yang hanya bisa disambut gelak tawa penumpang yang terkena cipratan air laut yang naik keatas kapal.
"Mbak Ayo kedepan kapal, disana pasti lebih seru menunggu kemunculan Pulau Tidung di ujung horizon, lagian kurang seru duduk disamping kapal saja” seru kami.
“Ayo, siapa takut!”






Hahahahahahaah.
Lanjut ke cerita, sesampaiinya di Tidung seluruh penumpang seolah tidak percaya bahwa kondisi di Pulau Tidung cukup bersahabat dengan hanya angin laut yang sedang dan cuaca yang berawan dan sesekali terik matahari menerpa wajah ceria kami sepanjang jalan menuju penginapan.
Sebelum bersnorkel kita bersepeda dahulu ke lokasi lain dan sebagian langsung berfoto di ujung Barat Pulau Tidung.



Acara snorkeling yang ditunggu tiba setelah salah satu tim dari tebejowo memberikan informasi bahwa keadaan air laut cukup bersahabat untuk bersnorkeling. Kami abadikan dengan berfoto-foto diatas air, bawah air, dan diatas ombak! Bingungkan? Ya liat saja videonya guys, we’ve incliude those memorable trip at CD!

Padahal cuma berjarak <200 meter dari Pulau Tidung Besar, akan tetapi ombak yang cukup besar sesaat sebelum kami tiba kembali dari acara bersbnorkel cukup membuat suasana kapal menjadi kontras!
Bagaimana tidak, dibagian depan peserta bergelak tawa apabila  ombak besar menerjang, sementara dibagian tengah dan belakang pesertanya sudah membaca-baca! Meski sudah diterangkan oleh guide kami bahwa ombak tersebut memang besar akan tetapi kondisinya aman kok.













Akan tetapi liat dulu foto dibawah, mereka enjoy lah!  
Bahkan ,mbak Irene sampai 2 kalil loncat dari Jembatan Cinta! 

"Wuihhhhhhhhhhhhh, seru Bo!"






 Hmmmmmmm ada yang rekonstruksi, saat propose loh…… mereka ternyata newly wed couple!



Tebejowo Jowotebe

About Tebejowo Jowotebe -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :

2 komentar

Write komentar
Anonymous
AUTHOR
January 22, 2011 at 7:01 AM delete

mas, kondisi di pantai2 tidung gimana? saya denger2 udah banyak banget sampah, airnya udah jorok...terus pantainya juga udah gak seindah dulu lagi..
saya yang rencana trip kesana jadi ragu nih...

Reply
avatar
January 23, 2011 at 6:31 AM delete

Sekarang masyarakat di Pulau Tidung sudah lebih sering bekerja bhakti membersihkan samaph, dan kesadaran untuk buang sampah sudah lebih baik. Pastinya sudah ada improvement kok. Foto yang masih beredar di internet mengenai sampah sudah kurang relevan. Kami pastikan masih menyenangkan berwisata ke Pualu Tidung.

Reply
avatar